Manado,GASPOL
Wanita berusia 21 tahun menyiram air kepala seorang Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) karena mendapat tindakan tak senonoh oleh oknum staf tersebut.Peristiwa itu terjadi di sebuah warung makan kawasan Sario, Kota Manado.
Si wanita merasa dilecehkan karena pantatnya dipegang oleh oknum Staf Gubernur Sulut tersebut.Korban pun refleks langsung menyiram air kepada terduga pelaku.
Usai kejadian itu, korban juga langsung mendatangi Polresta Manado melaporkan perbuatan oknum staf tersebut.
Polisi masih mendalami kasus itu dalam mengumpulkan keterangan dari saksi pelapor dan juga pihak-pihak bisa dimintai keterangan.
Kejadian tersebut rupanya terekam CCTV yang ada di tempat kejadian.
Gubernur Sulut Berhentikan Staf
Meski baru dugaan, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) sudah mengambil langkah tegas.
Oknum tersebut langsung diberhentikan. Keputusan tersebut disampaikan melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, pada Senin (1/2/2026).
Kejadian tersebut rupanya terekam CCTV yang ada di tempat kejadian.
Denny Mangala menegaskan bahwa Gubernur YSK sama sekali tidak mengetahui tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum staf khusus tersebut.
“Pak Gubernur tidak pernah mengetahui tindakan yang dilakukan oknum staf khusus ini. Peristiwa tersebut murni merupakan urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara,” ujarnya kepada media Selasa (3/2/2026)
Menurutnya, begitu menerima informasi adanya dugaan pelecehan tersebut, Gubernur YSK langsung memerintahkan agar oknum berinisial DD diberhentikan dari jabatannya sebagai Staf Khusus Gubernur Sulut.
“Atas perintah langsung Pak Gubernur, yang bersangkutan telah diberhentikan dari jabatannya sebagai staf khusus,” tegasnya.
Lebih lanjut, Denny Mangala menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sepenuhnya menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum tanpa adanya intervensi dalam bentuk apa pun.
“Pemprov Sulut menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memastikan tidak ada intervensi apa pun terhadap pihak kepolisian,” katanya.(***)
sumber Tribunnews





0 Komentar